Pijat-Panggilan-Palembang

Tempat Urut Palembang

Baca Juga : Pijat Panggilan Palembang

Berikut adalah daftar tempat urut di Palembang:

  • Pijat Palembang Azzahra
  • Pijat Palembang Puncak Sehat
  • Pijat Palembang Dewi Sri
  • Pijat Palembang Ratu Ayu
  • Pijat Palembang Sinta
  • Pijat Palembang Melati
  • Pijat Palembang Aura
  • Pijat Palembang Sehat Jaya
  • Pijat Palembang Sehat Sentosa

Tempat-tempat urut di Palembang ini menawarkan berbagai jenis pijat, termasuk pijat tradisional Palembang, pijat refleksi, pijat batu panas, dan pijat aromaterapi. Harga pijat di Palembang bervariasi tergantung pada jenis pijat dan durasi pijat.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih tempat urut di Palembang:

  • Baca ulasan online

Baca ulasan online untuk mengetahui pengalaman orang lain tentang tempat urut yang Anda minati.

  • Pilih tempat urut yang berizin

Pastikan tempat urut yang Anda pilih memiliki izin dari Dinas Kesehatan.

  • Pilih tempat urut yang memiliki terapis yang berpengalaman

Terapis yang berpengalaman akan dapat memberikan pijatan yang lebih nyaman dan efektif.

  • Pertimbangkan lokasi

Pilih tempat urut yang lokasinya mudah dijangkau.

Semoga daftar ini dapat membantu Anda menemukan tempat urut yang tepat di Palembang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Artikel utama: Sejarah Palembang

Gambar Palembang pada tahun 1659

Asal usul nama Palembang mempunyai beberapa versi. Salah satu versi adalah pada saat penguasa Sriwijaya mendirikan sebuah Wanua (kota) yang sekarang dikenal dengan Kota Palembang; Topografi kota Palembang dikelilingi oleh air bahkan terendam oleh air. Air tersebut bersumber dari anak sungai maupun rawa bahkan menurut data statistik 1990, Palembang masih terdapat 50% tanah yang tergenang oleh air (rawa).

Berkemungkinan karena kondisi topografi inilah nenek moyang orang Palembang menamakan kota ini sebagai Pa-lembang yang bermakna Pa atau Pe sebagai suatu tempat atau keadaan dan Lembang atau Lembeng artinya tanah yang rendah, lembah akar yang membengkak karena lama terendam air (menurut kamus melayu), sedangkan menurut bahasa Melayu Palembanglembang atau lembeng adalah genangan air. Jadi Palembang adalah suatu tempat yang digenangi oleh air.[8]

Salah satu versi yang lain juga mengaitkan Palembang dengan kata dalam bahasa Jawa, “limbang”, yang berarti membersihkan biji atau logam dari tanah atau benda-benda luar lain. Pemisahan dilakukan dengan bantuan alat berupa keranjang kecil untuk mengayak tanah berkandungan logam atau biji di aliran sungai. “Pa” adalah kata depan yang dipakai orang Jawa untuk menunjuk suatu tempat berlangsungnya usaha atau keadaan. Versi ini terkait erat dengan peran Palembang pada masa lalu sebagai tempat mencuci emas dan biji timah. Versi lain menghubungkan Palembang dengan kata “lemba”, yang berarti tanah yang dihanyutkan air ke tepi.[9]

Kota ini dianggap sebagai salah satu pusat dari Kedatuan Sriwijaya,[10] Serangan Rajendra Chola dari Kerajaan Chola pada tahun 1025, menyebabkan kota ini hanya menjadi pelabuhan sederhana yang tidak berarti lagi bagi para pedagang asing.[10]

Klik disini Pilih Foto Pijat Panggilan Palembang

Selanjutnya berdasarkan kronik Tiongkok nama Pa-lin-fong yang terdapat pada buku Chu-fan-chi yang ditulis pada tahun 1178 oleh Chou-Ju-Kua dirujuk kepada Palembang.[11][12] Berdasarkan kisah Kidung Pamacangah dan Babad Arya Tabanan disebutkan seorang tokoh dari Kediri yang bernama Arya Damar sebagai bupati Palembang turut serta menaklukan Bali bersama dengan Gajah Mada Mahapatih Majapahit pada tahun 1343.[13]